BOGOR. Peneliti asal Jepang, Prof. Yumiko memberikan kuliah khusus membahas rumput laut di South East Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) Center, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Pertanian Bogor (LPPM IPB), Kamis (23/8).  Berdasarkan penelitiannya, perilaku mengonsumsi rumput laut dalam diet sehari-hari memiliki pengaruh yang baik bagi tubuh karena mengandung berbagai senyawa kimia yang bermanfaat.


SEAFAST Center  LPPM IPB menggelar kuliah khusus di Kampus IPB Dramaga, Kamis (23/8). Acara tersebut bekerja sama dengan Faculty of Food and Nutritional Sciences Toyo University-Japan. Narasumber merupakan peneliti yang telah meneliti berbagai sumber pangan bermanfaat bagi tubuh untuk dijadikan sebagai bahan aditif pangan bergizi. Penelitian Prof. Yumiko mengenai topik tersebut telah berjalan selama 20 tahun yang beberapa tahun terakhir merupakan penelitian kolaborasi antara Toyo University dan IPB.



Produk rumput laut segar biasa dikonsumsi oleh masyarakat di banyak daerah pesisir di Indonesia, meskipun jenisnya sama. Menurut Prof. Yumiko, kandungan zat bermanfaat di dalamnya bisa jadi berbeda sesuai kondisi alam. “Mempelajari rumput laut satu per satu memberikan informasi bagus yang dapat dikembangkan sebagai sumber pangan sehat untuk masyarakat,” ujarnya. 



Ia menambahkan bahwa dalam produk rumput laut segar tidak hanya mengandung serat yang dikenal, tetapi juga banyak manfaat lain seperti produk turunan karagenan, agar, dan alginat, senyawa fucoidan, fucan, laminaran, galaktan sulfat, xylomannan sulfat, dan porfirin, dan dalam jumlah kecil senyawa polifenol dan protein fukosantin.



Prof. Yumiko memilih fokus pada tiga produk rumput laut yaitu agar, karagenan, dan alginat. Ketiganya merupakan serat hasil ekstraksi dari tiga jenis rumput laut berbeda namun biasa dikonsumsi di kalangan masyarakat dan sering digunakan dalam industri makanan. Diantara manfaat yang telah diketahui ialah untuk mengurangi konstipasi, mengurangi penyerapan lemak dalam usus, dan baik untuk mencegah penambahan berat badan.


“Sebagai bahan tambahan pangan masing-masing jenis memiliki efek khusus bagi kesehatan manusia. Karagenan baik untuk menurunkan berat badan serta mengurangi risiko kanker usus. Agar dan alginat bermanfaat dalam menjaga mikroba baik dalam usus manusia sekaligus mengurangi penyerapan lemak di dalam usus, ” jelasnya.


Lebih dari 23 jenis rumput laut telah diteliti, namun beberapa kriteria ini harus memenuhi agar dapat berkembang dengan baik yaitu tidak beracun, dapat dikonsumsi manusia, mudah didapatkan dalam jumlah banyak, memungkinkan untuk dibudidayakan, serta sebagai nilai tambah yaitu mudah terurai dan belum banyak dimanfaatkan. 


Beberapa tantangan yang dihadapi oleh peneliti diantaranya mencari metode ekstraksi yang tepat untuk menghasilkan produk turunan yang diinginkan serta berbagai inovasi dari segi teknis untuk hal tersebut. Penelitian yang telah berjalan ini akan terus mencari manfaat kesehatan dari rumput laut juga berbagai produk potensial lainnya untuk kesejahteraan manusia. 



Artikel diambil dari: https://ipb.ac.id/news/index/2018/08/prof-yumiko-guru-besar-asal-jepang-datang-ke-ipb-untuk-bicara-manfaat-rumput-laut/db33f10a39e58481a5d9f5808acfe9cb