BANDUNG. Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi tuan rumah dalam acara Workshop Pengumpulan Potensi Riset Fungsi Development Research. Acara yang diadakan pada tanggal 14-15 Desember 2017 ini diadakan di Multipurpose Hall Lantai 3 Gedung Center for Research and Community Service (CSCR) ITB. Tidak diketahui dengan pasti, namun acara ini bersifat rahasia atau confidential. Seluruh peserta dan juga panitia telah menandatangani perjanjian untuk tidak menyebarkan informasi di dalam workshop tersebut.


Workshop ini adalah gagasan PT. Pertamina yang membentuk Research Technology Center (RTC) dan menggandeng beberapa universitas untuk berkolaborasi. Ada Universitas Pertamina, Universitas Indonesia (UI), ITB, Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Padjajaran (UNPAD), Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Universitas Trisakti. Setidaknya ada 7 grup yang dibentuk berdasarkan klasifikasi tema penelitiannya, yaitu Geologi dan Geofisika, EOR (Enhanced Oil Recovery), Drilling, Fasilitas Produksi & Produksi, Geothermal, dan 2 grup diluar tema-tema tersebut.


Salah satu panitia yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan acara tersebut rahasia karena masih bersifat rencana. Ia mengatakan jika sudah final maka akan dipublish. “Yang pasti untuk kemandirian energi kita”, ujarnya ketika ditanya latar belakang diadakannya acara tersebut. Selain itu, salah seorang peserta yang berasal dari UPN Veteran pun mengatakan bahwa secara garis besar PT. Pertamina sedang mencari hasil riset dari perguruan tinggi yang aplikatif. Penelitian yang dipilih nantinya akan diajak bekerjasama dengan PT. Pertamina. Saat ditanya bentuk kerjasama ia tak mengatakan spesifik tentang dana yang digulirkan. “Yah yang pasti kerjasama entah itu pemberian dana atau apa”, tandasnya.