BOGOR. Domiqado, aplikasi pertama di Indonesia yang mempertemukan penjual dan pembeli paket kado. Domiqado yang digagas oleh Guntur Putra Pratama, mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) bersama rekan-rekannya sejak 2016 ini berhasil menjadi Juara Favorit pada ajang Information Technology Creative Competition (ITCC) di Bali, (13-16/11).

Bersama Prasetyo Pambudi, Pramesywara Jembar Panalar (Departemen llmu Komputer) dan Tsonya Yumna Afifa (Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat), Guntur mengikutsertakan Domiqado pada kompetisi ini dan memilih cabang-cabang pengembangan bisnis di bidang Informasi dan Teknologi (IT).

Lomba ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiwa Teknologi Informasi, Fakultas Teknik Universitas Udayana, Bali.

“Dalam lomba ini kami memaparkan dari latar belakang, daya tarik, master plan hingga risiko bisnis dari kami. Timbal baliknya, kami mendapat banyak insight baru mengenai dunia bisnis, baik itu dari juri yang sudah profesional dalam bidang bisnis dan IT maupun dari finalis yang lain,” tambahnya.

Kompetisi ini menambah wawasan dan ide pengembangan Domiqado ke depan. Banyak saran-saran membangun yang mereka dapatkan baik dari juri maupun dari sesama peserta.

“Domiqado sudah bukan gagasan lagi. Saat ini kami sedang tumbuh sehingga pengembangan bisnis sangat kami perlukan,” tutur Prasetyo Pambudi selaku salah satu tim founder dari aplikasi Domiqado ini.

Salah satunya, lanjut dia, dengan mengikutkannya dalam lomba. Selain itu, lomba ini juga untuk mengaktualisasi kemampuan-kemampuan mahasiswa.

“Kami berterimakasih buat teman-teman yang sudah mendukung tim kami. Karena berkat mereka Domiqado mendapat predikat juara favorit. Harapannya Domiqado menjadi kontribusi kami dalam berkontribusi untuk negeri,” ungkapnya.


sumber: http://www.radarbogor.id