Saat ini dunia tengah memasuki era disrupsi teknologi yang bergeser pada era Revolusi Industri 4.0 yang secara garis besar merupakan gabungan tiga domain yaitu digital, fisik dan biologi. Ditandai dengan munculnya fungsi-fungsi kecerdasan buatan (artificial intelligence), mobile supercomputing, intelligent robots, Internet of Things (IoT), era big data yang membutuhkan kemampuan cybersecurity, era pengembangan biotechnology dan genetic editing (manipulasi gen). 

Perkembangan ini turut memicu perubahan lingkungan yang lebih cepat, tidak pasti, kompleks dan ambigu, atau dikenal dengan kondisi VUCA (volatility, uncertainty, complexity dan ambiguity). IPB University semakin dituntut untuk mempersiapkan para mahasiswanya agar tidak hanya memiliki kompetensi utama sesuai bidang keilmuan yang dipelajari (hard skill), namun juga punya tomorrow people skills agar menjadi pembelajar yang lincah dan tangguh (powerful agile learner) sebagai konsep utama daya saing dan pembangunan bangsa di era revolusi industri 4.0 dan tantangan masa depan.


 Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) atau Diploma Supplement adalah surat pernyataan resmi yang berisi informasi tentang kompetensi yang dimiliki oleh para lulusan IPB University berdasarkan pencapaian atau kualifikasi akademik dan non akademik (ko dan ekstrakurikuler). SKPI ini sebenarnya sudah diterbitkan oleh beberapa program studi yang diberikan terbatas kepada para lulusannya selama beberapa tahun terakhir. Namun pada wisuda tahap VII tanggal 26 Juni 2019 kali ini, untuk kali pertama SKPI diterbitkan pada level institusi yang diberikan kepada seluruh wisudawan sarjana IPB University dengan cakupan informasi yang lebih relevan dengan kebutuhan era revolusi industri 4.0.

SKPI IPB University mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Konvensi UNESCO dan Permenristekdikti No. 59 Tahun 2018 tentang ijazah, sertifikat kompetensi, sertifikat profesi, gelar dan tata cara penulisan gelar di perguruan tinggi. SKPI ini dikeluarkan untuk mendampingi ijazah dan transkrip akademik. Jika ijazah merupakan bukti telah selesainya suatu jenjang pendidikan tertentu dan transkrip nilai memuat daftar nilai pencapaian selama menempuh perkuliahan, maka SKPI menerangkan kemampuan dan kecakapan hidup (soft skills) yang dibutuhkan oleh para pengguna lulusan di dunia kerja.

Informasi mengenai kompetensi lulusan IPB University sebagai hasil dari capaian pembelajaran (learning outcome) dalam kegiatan akademik mencakup tiga hal. Pertama, para lulusan sarjana IPB University memiliki intektualitas unggul dalam bidang IPTEKS dan aplikasinya dengan kemampuan analisis mumpuni, serta dilengkapi dengan pola pikir evaluatif. Kedua, para lulusan sarjana IPB University memiliki kompetensi abad 21 yaitu kemampuan penyelesaian problem yang kompleks, kemampuan kolaborasi atau bekerja dalam tim, kreativitas dan kemampuan berkomunikasi. Ketiga, para lulusan IPB University memiliki karakter tumbuh kembang mandiri dengan keinginan menjadi pembelajar seumur hidup, tujuan sukses yang jelas dan memenuhi kaidah etika dan norma yang berlaku baik di nasional maupun global.

Selain informasi mengenai capaian pembelajaran akademik, hal lain yang dimuat dalam SKPI IPB University adalah seluruh aktivitas ko dan ekstrakurikuler mahasiswa selama mengikuti proses pendidikan dan pembelajaran di IPB University. Antara lain prestasi mahasiswa dalam mengikuti kegiatan kompetitif, kegiatan mobilitas internasional, penghargaan dan pengakuan, seminar/konferensi/workshop yang diikuti, pengalaman organisasi, beasiswa yang diperoleh, serta kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan karakter, soft skills dan keprofesian. 

Rektor IPB University, Dr. Arif Satria menyatakan  hal yang membedakan SKPI IPB University dengan SKPI yang diterbitkan oleh perguruan tinggi lainnya adalah informasi tentang kegiatan ko dan ekstrakurikuler diterjemahkan dalam empat skills set yang dapat menggambarkan kualifikasi kompetensi para lulusan dan relevensinya dengan tujuan pendidikan IPB University dan tantangan Era Revolusi Industri 4.0”. 

Skills set tersebut yaitu complex problem solving dan critical thinking yang menunjukkan bahwa lulusan IPB University memiliki horizon pemikiran yang luas (broaden horizon for powerful agile learners). Kedua, creativity, communication dan technology savvy, yang menunjukkan motivasi minat belajar sepanjang hayat untuk menjadi pembelajar tangguh (inspire a passion and empower a lifelong learning). Ketiga, collaboration, curiosity dan persistence yang menggambarkan keinginan untuk terus tumbuh dan meraih yang terbaik (personal growth and pursuit to be the best). Keempat, intuitive, leadership, initiative, integrity, social and cultural awareness and nationality sebagai karakter positif yang harus dimiliki para lulusan IPB University.

“SKPI IPB University akan sangat membantu meningkatkan transparansi dan pengakuan (rekognisi) bagi pemegangnya dan memudahkan dibaca para pengguna lulusan secara luas baik di dalam dan di luar negeri,” ujar Dr. Arif.

 

Sumber: ipb.ac.id