Aliansi BEM Seluruh Indonesia Wilayah Jawa Barat menggelar konsolidasi dan diskusi publik dengan mengangkat tema "Refleksi 20 Tahun Reformasi, Wujudkan Kedaulatan NKRI" pada minggu (19/5) di Auditoriun STIMLOG Bandung. Diskusi tersebut menghadirkan tokoh reformasi Ahmad Kasino dari Front Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (FAMRED) dan Dr. Dawam Abdullah (Presiden KM ITB 2001). Selain dua tokoh reformasi tadi, BEM SI Jawa Barat juga menghadirkan Indra Kusumah (Penulis Buku "Risalah Pergerakan Mahasiswa). 

Acara ini juga dihadiri dari perwakilan beberapa kampus dan organisasi kepemudaan yang ada di wilayah Jawa Barat, diantaranya UPI, ITB, UNPAD, STIMLOG, POLBAN, POLMAN, STT TEKSTIL, AKAMIGAS INDRAMAYU, TELKOM UNIVERSITY, IKOPIN, UNIBBA, UNISBA, ITENAS, FMN, KAMMI, dan organisasi kepemudaan lainnya.

Diskusi dan konsolidasi tersebut diawali dengan orasi dari Fauzan Irvan, Presiden BEM REMA UPI sekaligus Kordinator Wilayah Jawa Barat. Pada orasinya Fauzan menegaskan bahwa reformasi tidak boleh dimaknai hanya sebagai momentum pada 1998, tapi lebih jauh lagi, yaitu sebuah era yang pada 2018 memasuki usianya yang ke 20 tahun. "Kalau di maknai sebagai momentum sifat nya seremonial, kalau sebagai era kita punya tanggung jawab untuk mengawalnya," tegas Fauzan.

Fauzan juga menyampaikan bahwa filosofis Reformasi merupakan antitesis dari Orde Lama dan Orde Baru, yaitu sebagai penyeimbang antara kesejahteraan dan kebebasan.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan dari ketiga pemateri. Setelah ketiga pemateri mengawali diskusinya, dilanjutkan dengan penyampaian argumen dari setiap Presiden BEM dari kampus kampus yang hadir terkait kondisi reformasi hari ini. Diskusi semakin menarik saat setiap kampus menyampaikan dari sudut pandang keilmuan kampusnya masing masing.

BEM SI mengangkat akar permasalahan Reformasi ini dengan menggunakan tiga pisau analisis yaitu Kesejahteraan Rakyat, Kebebasan Berdemokrasi dan Ketahanan Negara dengan Narasi besar 'Wujudkan Kedaulatan NKRI' 

Acara ini diakhiri dengan pembacaan sikap BEM SI dan Deklarasi mahasiswa Jawa Barat siap turun aksi 20 Tahun Reformasi pada senin (21/5) di Jakarta.

Narasi BEM SI tersebut dispesifikan dengan 3 Tuntutan, yakni : 

1. Kembalikan kedaulatan demokrasi tertinggi di tangan rakyat, pastikan tidak ada penindasan suara-suara kebebasan masyarakat dan jangan undang kembali
kekuasaan militer yang bertentangan dengan tuntutan reformasi!

2. Pastikan kesejahteraan tenaga kerja Indonesia, pembagian sistem yang jelas antara pemerintah pusat dan daerah, dan pendidikan berkualitas dan terjangkau bagi seluruh kalangan!

3. Ciptakan ketahanan energi dan kedaulatan pangan untuk memberikan kondisi Indonesia yang berkelanjutan!

Atas Nama Rakyat Indonesia,

Hidup Mahasiswa
Hidup Rakyat Indonesia