BANDUNG—Perkembangan internet membuat perusahaan dalam pola usaha. Ramai-ramai orang beralih usaha menggunakan jasa internet. Perusahaan rokok asal Kediri, Djarum salah satunya. Melalui anak usahanya GDP Venture, Djarum berinvestasi ke berbagai perusahaan rintisan alias startup. Tercatat ada 23 startup yang didanai oleh Djarum. Berikut di antaranya:

1.      Kaskus

Kaskus adalah situs forum komunitas maya terbesar Indonesia. Kaskus lahir pada tanggal 6 November 2000 oleh tiga pemuda asal Indonesia yang sedang melanjutkan studi di Seattle, Amerika Serikat. Kaskus, yang merupakan singkatan dari Kasak Kusuk, bermula dari sekedar hobi dari komunitas kecil yang kemudian berkembang hingga saat ini. Kaskus dikunjungi sedikitnya oleh 500.000 orang, dengan jumlah page view melebihi 3.500.000 setiap harinya.

2.      Blibli.com

Blibli.com didirikan oleh PT. Global Digital Niaga (GDN) pada 25 juli 2011. Nama yang dipakai terinspirasi dari ‘beli’ sesuai aktivitas online blibli.com yang berkonsep lifestyle online mall. Blibli.com memberikan pilihan konsumen untuk mencari perlengkapan dengan delapan kategori, yaitu: handphones, electronics, women, men, kids & baby, hobbies, automatives dan culinary. Dalam kurun waktu dua tahun telah meraih berbagai penghargaan yaitu the best e-commerce 2012 versi gadget awards 2012 dan best social media campaign versi Indonesia top e-commerce (ITeC) 2012.

3.      Kumparan

Kumparan didirikan pada pertengahan tahun 2016 oleh CEO serta beberapa mantan karyawan detik.com. Kumparan merupakan platform media kolaboratif Indonesia sebagai wadah membaca, membuat dan berbagi beragam berita dan informasi. kumparan juga menyediakan bahkan mendorong penggunanya, untuk “bersuara” di platform ini. Selain memberikan komentar dan like, kumparan mendorong pengguna untuk menulis dan menciptakan konten mereka sendiri. Ditambah, antar pengguna bisa saling mengikuti (follow). Tampilan yang jauh dari kesan kaku ini pula yang membuat kumparan lebih santai untuk memuat berita-berita ringan dan bahkan terkesan selengekan dan pop.

4.      Tiket.com

Tiket.com adalah salah satu perusahaan OTA (Online Travel Agent) terbesar di Indonesia yang menyediakan dan menyelenggarakan sistem dan fasilitas pemesanan dan pembelian tiket secara online. Beberapa fitur yang disediakan oleh Tiket.com adalah pemesanan tiket moda pesawat, kereta api, pemesanan hotel, sewa mobil hingga pemesanan tiket bioskop. Tiket.com didirikan oleh leh Wenas Agusetiawan, Dimas Surya Yaputra, Natali Ardianto, Mikhael Gaery Undarsa  pada bulan Agustus 2011.

 

5.      HaloDoc

Halodoc adalah sebuah aplikasi konsultasi dokter berbasis online yang dirilis pada 21 April 2016 oleh PT Media Dokter Investama. Aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan pengguna dalam mengakses layanan kesehatan. Sejauh ini Halodoc berhasil menggandeng lebih dari 16000 dokter di Indonesia dengan berbagai spesialisasi penyakit. Tak hanya itu. Halodoc semakin berkembang dan menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan besar seperti Unilever(Lifebuoy), PT Allianz, dan Go Jek. Fitur yang ditawarkan halodoc antara lain konsultasi, pembuatan janji dengan dokter, pemesanan pemeriksaan laboratorium, pengiriman obat, bahkan identifikasi rumah sakit terdekat yang terintegrasi dengan google maps.

 

Nisaul Kamila