DEPOK. Gaduh drama di tahun politik tidak menyurutkan para pejuang kemanusiaan untuk terus menyuarakan bela rasa terhadap saudara kita yang tengah terkena dampak gempa dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala. Dalam konteks berbela rasa tersebut, Universitas Indonesia ( UI) siap menerima mahasiswa Universitas Tadulako di Palu, Sulawesi Tengah yang terkena dampak bencana gempa dan tsunami untuk berkuliah sementara atau sit in di seluruh fakultas yang ada di UI. Riffely Dewi Astuti Kepala Humas UI membenarkan hal tersebut saat Kompas.com mengonfirmasi hal ini. 14 Fakultas dan progam membuka diri Reffely menyampaikan, adapun fakultas yang tersedia di UI adalah: Fakultas Kedokteran Kedokteran Gigi Keperawatan Kesehatan Masyarakat Farmasi Hukum Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Ilmu Pengetahuan Budaya Ekonomi dan Bisnis Psikologi Ilmu Administrasi Teknik Ilmu Komputer Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Program Vokasi (Diploma 3). Terkhusus Fakultas Kedokteran, kelas sit in diperuntukkan bagi mahasiswa yang telah masuk fase klinik.

Duka Palu - Donggala, duka bangsa 

Rektor UI Prof. Muhammad Anis menuturkan, “Duka yang dirasakan masyarakat Palu – Donggala dan wilayah lainnya, turut dirasakan pula oleh segenap Bangsa Indonesia, khususnya sivitas akademika UI."

Anis menambahkan, untuk itu UI mendukung sepenuhnya penyelenggaraan Kuliah Sementera atau “Sit in” yang diinisiasi Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI). Kepada mahasiswa Universitas Tadulako yang tengah kembali ke daerah asalnya di DKI Jakarta, Depok sekitarnya diperkenankan lapor diri ke UI agar dapat kembali mengikuti perkuliahan sesuai dengan jurusan yang diambil di universitas asal.

Komitmen birokrasi mudah


Prof. Anis juga menegaskan UI berkomitmen memberikan layanan birokrasi nyaman dan mudah mengingat para mahasiswa memiliki hak memperoleh akses pendidikan. Lebih lanjut, dalam waktu dekat, UI juga akan menyelenggarakan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) bagi 600 mahasiswa Universitas Tadulako dengan mata kuliah Hukum Kekayaan Intelektual.

Seperti yang kita ketahui, kegiatan perkuliahan di Universitas Tadulako harus dihentikan sementara karena tengah menjalani proses rekonstruksi bangunan dan operasional kampus. Diharapkan segenap sivitas akademika Universitas Tadulako beserta institusi Pendidikan di wilayah yang terkena dampak bencana ini dapat segera pulih, diberikan kesabaran dan ketabahan serta keberlangsungan kegiatan belajar mengajar dapat berjalan kembali dengan baik atas dukungan seluruh pihak.


sumber: https://edukasi.kompas.com